WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Bersama Gebu Minang, Pemko Padang dan BAZNAS Kota Padang Salurkan 5 Ton Rendang untuk Penyintas Gempa NTT
Bersama Gebu Minang, Pemko Padang dan BAZNAS Kota Padang Salurkan 5 Ton Rendang untuk Penyintas Gempa NTT
PADANG — Kepedulian masyarakat Sumatera Barat terhadap korban bencana kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan. Bersama Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang, Pemerintah Kota Padang dan BAZNAS Kota Padang menyalurkan bantuan berupa 5 ton rendang untuk para penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sabtu/22 Agustus 2026 Bantuan rendang tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus kepedulian masyarakat Minangkabau terhadap saudara-saudara yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana. Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian antarsesama. Rendang dipilih sebagai bantuan pangan karena memiliki daya tahan yang cukup lama serta merupakan salah satu makanan khas Minangkabau yang sarat dengan nilai kebersamaan. “Ini bukan hanya tentang mengirimkan makanan, tetapi juga mengirimkan pesan bahwa saudara-saudara kita di NTT tidak sendiri. Masyarakat Kota Padang bersama berbagai pihak hadir untuk membantu dan meringankan beban mereka,” ujarnya. Sementara itu, BAZNAS Kota Padang Yuspardi turut berkomitmen mendukung aksi kemanusiaan tersebut sebagai bagian dari kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Ketua BAZNAS Kota Padang menyampaikan bahwa zakat, infak dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aksi sosial dan kemanusiaan. “Semoga bantuan 5 ton rendang ini dapat memberikan manfaat bagi para penyintas gempa di NTT. Ini adalah bentuk kepedulian dan persaudaraan yang tidak dibatasi oleh jarak maupun wilayah,” katanya. Gebu Minang juga menegaskan bahwa penyaluran rendang ini merupakan bagian dari semangat badunsanak yang menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Melalui sinergi antara Gebu Minang, Pemerintah Kota Padang dan BAZNAS Kota Padang, bantuan diharapkan dapat segera diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan. Aksi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus hidup di tengah masyarakat. Dari Padang, kepedulian itu dikirimkan dalam bentuk rendang untuk menguatkan saudara-saudara yang sedang bangkit dari bencana di NTT.
22/08/2026 | Humas Baznas
39 Calon Mahasiswa Binaan BAZNAS Kota Padang Ikuti Seleksi Wawancara
39 Calon Mahasiswa Binaan BAZNAS Kota Padang Ikuti Seleksi Wawancara
Padang – Sebanyak 39 calon Mahasiswa Binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang mengikuti tahapan seleksi wawancara sebagai bagian dari proses penentuan penerima Program Mahasiswa Binaan Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan setelah para peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan verifikasi awal, Senin 3/08/2026 Seleksi wawancara bertujuan untuk menggali lebih dalam kondisi ekonomi, motivasi, komitmen akademik, serta kesiapan para calon penerima dalam mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan BAZNAS Kota Padang. Selain memberikan bantuan biaya pendidikan, program ini juga menekankan pembinaan karakter, nilai-nilai keislaman, dan pengembangan kapasitas mahasiswa. Ketua BAZNAS Kota Padang, Yuspardi, mengatakan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan agar bantuan pendidikan dapat diberikan kepada mahasiswa yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai mustahik sekaligus memiliki semangat tinggi untuk menyelesaikan pendidikan. “Melalui proses wawancara ini, kami ingin memastikan bahwa penerima beasiswa tidak hanya memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga memiliki komitmen untuk terus berprestasi, menjaga akhlak, dan menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya Para peserta mengikuti wawancara dengan tim seleksi yang terdiri dari unsur pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kota Padang. Berbagai aspek menjadi bahan penilaian, mulai dari kondisi keluarga, prestasi akademik, hingga rencana pengembangan diri selama menjadi mahasiswa binaan. Program Mahasiswa Binaan BAZNAS Kota Padang merupakan salah satu upaya pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah di bidang pendidikan untuk membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul, mandiri, dan berakhlak mulia serta turut berkontribusi dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan
03/08/2026 | Humas Baznas
Omset Aia Kacang Deki Jo Malenggang Meningkat Setelah Menjadi Binaan BAZNAS Kota Padang
Omset Aia Kacang Deki Jo Malenggang Meningkat Setelah Menjadi Binaan BAZNAS Kota Padang
Padang – Program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang kembali menunjukkan hasil positif. Salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Aia Kacang Deki Jo Malenggang, yang berjualan di simpang Kuranji Kecamatan Kuranji Kota Padang mengaku mengalami peningkatan omset setelah mendapatkan pendampingan dan bantuan Bentor serta peralatan usaha dari BAZNAS Kota Padang. Pemilik usaha menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan BAZNAS Kota Padang menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usahanya. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki kualitas pelayanan, serta memenuhi kebutuhan peralatan usaha. Sejak diberikan bantuan bentor dan peralatan usaha oleh BAZNAS Kota Padang, jumlah pelanggan terus bertambah. Hal itu berdampak pada meningkatnya omset penjualan dari waktu ke waktu. Selain itu, usaha yang dijalankan kini semakin dikenal masyarakat sebagai salah satu pilihan kuliner yang menyajikan minuman tradisional khas Minangkabau. Ketua BAZNAS Kota Padang mengatakan bahwa program pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu bentuk pemanfaatan zakat produktif yang bertujuan membantu mustahik agar mampu mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan secara bertahap mencapai kemandirian ekonomi. "BAZNAS Kota Padang tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi juga melakukan pendampingan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan. Harapannya, para pelaku UMKM binaan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan suatu saat nanti bertransformasi menjadi muzaki," ujarnya. Keberhasilan Aia Kacang Deki Jo Malenggang menjadi bukti bahwa zakat produktif mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan usaha masyarakat. BAZNAS Kota Padang berkomitmen untuk terus memperluas program pemberdayaan ekonomi agar semakin banyak pelaku UMKM yang merasakan manfaat dan mampu meningkatkan taraf hidup melalui usaha yang produktif.
31/07/2026 | Humas Baznas

Berita Pendistribusian

Artikel Terbaru